Beranda Kolom
Follow

Bawaslu Sidang Dugaan Pelanggaran Administrasi Caleg di Parepare

0

PAREPARE — Sesuai laporan warga yang masuk di Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Parepare terkait adanya dugaan pelanggaran administrasi terhadap Calon Legeslatif (Caleg) yang berstatus Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan tenaga honor di instansi pemerintah Kota Parepare. Bawaslu Parepare menggelar sidang ke dua dengan agenda sidang pemeriksaan terhadap terlapor dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu yang telah meloloskan dua orang Caleg yang diduga melanggar administrasi pemilu.

Sidang yang berlansung dua sesi tersebut, tak satu pun Caleg yang hadir pada sidang pemeriksaan tersebut. Pihak terlapor hanya dihadiri oleh Hasruddin Divisi Hukum KPU Parepare.

Sebelumnya, Bawaslu Parepare juga telah melaksanakan sidang pendahuluan terkait adanya laporan warga. Sidang pendahuluan tersebut digelar pada Rabu 31 Oktober lalu.

Pihak pelapor menerangkan bahwa, pihaknya telah menemukan Inisial A melakukan kegiatan aktivitas sebagai ASN, sementara sudah masuk sebagai Daftar Caleg Tetap.

Temuan SK Inisial E sebagai tenaga administrasi di lingkup Pemrintah Kota Parepare yang berlaku 1 Januari sampai 31 Desember tahun 2018. Sementara berkas yang dimasukkan ke KPU sebagai syarat calon legeslatif berstatus sebagai karyawan swasta, dengan demikian hal itu telah melakukan pemalsuan atau memberikan informasi yang tidak benar.

Dengan hasil temuan tersebut, maka ini dilaporkan ke Bawaslu karena dianggap melanggar perundang-undangan yang berlaku.

“Mereka telah melanggar Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang pegawai negeri sipil. Seperti kita ketahui di dalam undang-undang itu ada dua yang dimaksud yakni, ASN dan PPPK,” Ujar Didiet,Senin 5 November usai Sidang Pemeriksaan di Bawaslu Parepare.

Sementara, Ketua Bawaslu Parepare Zainal Asnun mengatakan untuk sidang yang kedua ini sebagai sidang pemeriksaan yang mana di dalamnya ada penyampaian dari pelapor dan jawaban terlapor.

Baca Juga:  PDIP Ke Prabowo : Negara Ini Tegak Saat Tidak Ada Gerindra, Maka Tidak Akan Runtuh

Namun,pada kesempatan ini,pihak terlapor belum siap memberikan tanggapan ataupun jawaban dari penyampaian terlapor.

“Jadi kita agenda kan lagi sidangnya, tetapi sebelumnya kami plenokan dulu bersama sekertaris majelis,”singkat Zainal.

Ditempat yang sama, Hasruddin Divisi Hukum KPU Parepare mengakui jika Sidang hari ini agendanya sidang pemeriksan, tetapi belum dapat dilakukan penyampaian ataupun tanggapan.

“KPU pada intinya sudah melakukan semua proses penetapan Caleg itu sudah tepat, namun adanya laporan warga, maka kami wajib untuk mengikut prosesnya. Intinya kami melihat ada perbedaan penafsiran peraturan atau undang-undang yang digunakan,”jelas Hasruddin.

Menurutnya, pada proses pencalegkan terhadap dua Caleg yang dimaksud, semunya sudah memnuhi syarat.

“Jadi saya tidak ada maslah,tetapi kita tunggu saja hasil dari keputusan sidangnya,”tutupnya.

No ratings yet.

Please rate this