Beranda Headline
Follow

Buronan Kasus Dugaan Korupsi yang Terkenal Licin, Jen Tang Berhasil Ditangkap

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Buronan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel yang terkenal licin dalam kasus dugaan korupsi, akhirnya berhasil ditangkap.

Soedirjo Aliman alias Jen Tang tak berkutik saat ditangkap oleh personel Tim Intelijen Kejaksaan Agung di daerah Senayan Jakarta.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum kejati Sulsel, Salahuddin, buronan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan negara Buloa.

Jen Tang kini telah berhasil diamankan di Jakarta oleh Tim Intelijen Kejagung. Rencananya Jentang akan diterbangkan ke Makassar untuk dilakukan pemeriksaan di Kejati Sulsel.

“Iya betul, Jentang telah berhasil kita tangkap di daerah Senayan Jakarta,” kata Salahuddin, Kamis (17/10/2019).

Jentang ditetapka tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan atau sewa Tanah Negara di Kelurahan Buloa, Kota Makassar, sejak 1 November 2017 oleh Kejati Sulsel.

Kala itu, Jen Tang langsung kabur hingga diterbitkan daftar pencarian orang (DPO) atau buron ke 345 sejak program tabur 31.1 dilincurkan oleh Kejaksaan tahun 2018 lalu.

“Dia buron hampir 2 tahun lamanya. Selama ini kita melakukan pencarian dengan bekerjasama dengan Tim Intelijen Kejagung,” tambahnya.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkoba, Mantan Kapolsek Dicopot dari Jabatannya

Penetapan Jentang sebagai tersangka juga merupakan tindak lanjut dari langkah Kejati Sulsel dalam mengungkap secara tuntas dugaan penyimpangan lain di seputar lokasi proyek pembangunan Makassar New Port untuk mendukung percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional di Sulsel.

“Kejati Sulsel segera melakukan langkah-langkah pengamanan aset untuk mencegah terjadinya kerugian negara yang lebih besar dari upaya klaim-klaim sepihak atas tanah negara di wilayah tersebut ,”tegas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jan Maringka.

Atas penetapan tersangka dalam penyidikan jilid dua kasus buloa ini, Kejati Sulsel juga langsung mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka koordinasi penegakan hukum.

“Tersangka (Jen Tang) disangkakan dengan Pasal 2 UU No. 31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan Pasal 3 dan Pasal 4 UU No. 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ,” tegas Jan. 

No ratings yet.

Please rate this