Beranda Umum
Follow

Dana Hibah Pada APBD Perubahan 2018 Meningkat Sebesar 2,1 Miliar

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Kondisi rumah ibadah di beberapa titik di kota Makassar yang sangat memprihatinkan menjadi dorongan bagi Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, untuk mengalokasikan dana hibah tambahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018 sebesar Rp2,1 miliar.

Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan, Abdi Asmara membeberkan jika belanja hibah untuk APBD Perubahan 2018 tahun ini meningkat dari Rp146,6 miliar dalam APBD Pokok 2018 menjadi Rp148,7 miliar. Ada tambahan anggaran sebesar Rp2,1 miliar untuk perbaikan rumah ibadah.

“Saya sebagai ketua komisi A memang sangat menginginkan anggaran hibah khususnya rumah ibadah ini ditambah, karena banyak rumah-rumah ibadah yang dulunya anggaran bantuan hibah secara gelondongan, sekarang kita maunya sistem proposal,” ungkapnya saat ditemui diruangannya, gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (5/12/2018).

Terkait besaran bantuan, ia menghimbau sistem pemberian bantuan hibah diubah. Pasalnya, pemberian bantuan secara gelondongan seringkali menyebabkan pembangunan rumah ibadah tertunda atau terbengkalai setengah jadi.

Karena itu, ia meminta agar pemberian hibah diberikan berdasarkan pengajuan proposal dari pengurus.

“Dulunya itu kan cuma dikasih bantuan 10 juta atau 15 juta. Tidak selesai itu pembangunan. Saya minta supaya memberikan memang anggaran yang besar, kepada rumah ibadah itu supaya pembangunannya selesai,” imbaunya.

Legislator partai Demokrat ini jelaskan kondisi dibeberapa masjid. Ada yang memiliki fasilitas minim bahkan dibangun setengah jalan karena terkendala dana, seperti tempat wudhu yang terpisah, peralatan ibadah, parkir dan lainya. Karena itulah, pihaknya sepakat jika pemerintah juga menggelontorkan dana hibah untuk perbaikan rumah ibadah.

“Rumah ibadah yang ada di kota Makassar ini banyak yang membutuhkan bantuan. Karena keterbatasan dana masyarakat, sedangkan mereka mau peningkatan fasilitas dengan rumah ibadah. Pemerintah harus turun tangan membantu itu,” tuturnya.

Baca Juga:  Puluhan Ribu E-KTP Akan Dimusnahkan Besok

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali menghimbau agar dana hibah haruslah jelas peruntukannya untuk siapa, contoh kalau mesjid itu yang terima uangnya harus pengurus mesjid itu sendiri.

Reporter : Irawati Syahrul

No ratings yet.

Please rate this