Monday, 9 December 2019
No menu items!

Di Desa Ini, Sampah Plastik dapat Ditukar dengan Beras

Must Read

Perempuan Muda Diduga Lakukan Tindak Pencurian, Katanya Khilaf

MAKASSAR, Polhukam.id - Seorang perempuan diduga melakukan tindak pencurian diamankan anggota Resmob Polsek Panakukkang, Sabtu (30/11/2019).

Hakim Pengadilan Negeri Medan Diduga Jadi Korban Pembunuhan

MEDAN, Polhukam.id - Sesosok mayat pria ditemukan tewas di jurang areal kebun sawit warga di dusun II...

Millen Cyrus Ngaku Telah Melakukan Implant Payudara, Kelaminnya Dipertahankan

Polhukam.id - Selebgram Millen Cyrus terang-terangan telah melakukan implant payudara di Thailand enam bulan silam. Namun, keponakan Ashanty...

Polhukam.id – Satu desa di Filipina berusaha menangani momok limbah plastik dengan menawarkan beras kepada warga untuk ditukar dengan sampah mereka.

Warga Bayanan di luar Ibu Kota Filipina, Manila, dapat memperoleh satu kilogram (2,2 liter) beras, makanan pokok buat rakyat Filipina, untuk setiap dua kilogram sampah plastik, yang diserahkan kepada pemerintah untuk dibuang secara layak atau didaur-ulang.

Negara Asia Tenggara tersebut termasuk di antara pencemar plastik utama di dunia, demikian berbagai studi menunjukkan, dengan penerapan hukum mengenai limbah padat sangat buruk dan tak ada peraturan mengenai pembuatan kemasan.

“Saya menimbang 14 kilo sampah, jadi saya memperoleh tujuh kilogram beras. Ini sangat membantu buat kami untuk memperoleh satu kilogram beras untuk hari ini,” kata Veronica Dolorico (49), pendukung program itu, Kamis (12/9/2019).

“Saya merasa bahwa lingkungan hidup kami benar-benar kotor. Jika saja saya bisa, saya akan mengambil semua plastik di sepanjang jalan ketika saya berjalan di luar,” tambah perempuan tersebut.

Satu kilogram beras berharga 30-40 peso Filipina (0,70 dolar AS), yang mahal di negara dengan pertumbuhan ekonomi-cepat, tapi dengan angka tinggi kemiskinan warga desa dan kota.

Seperlima dari 107 juta warga di negara tersebut hidup di bawah garis kemiskinan nasional, dengan konsumsi per bulan kurang dari 241 dolar AS per orang.

Bayanan mengumpulkan lebih dari 213 kilogram bungkusan, botol dan tas plastik pada Agustus, kata Kepala Desa Andor San Pedro. Ia menambahkan pertukaran sampah-buat-makanan mengajarkan warga cara membuang sampah mereka secara layak. 

No ratings yet.

Please rate this

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Perempuan Muda Diduga Lakukan Tindak Pencurian, Katanya Khilaf

MAKASSAR, Polhukam.id - Seorang perempuan diduga melakukan tindak pencurian diamankan anggota Resmob Polsek Panakukkang, Sabtu (30/11/2019).

Hakim Pengadilan Negeri Medan Diduga Jadi Korban Pembunuhan

MEDAN, Polhukam.id - Sesosok mayat pria ditemukan tewas di jurang areal kebun sawit warga di dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame,...

Millen Cyrus Ngaku Telah Melakukan Implant Payudara, Kelaminnya Dipertahankan

Polhukam.id - Selebgram Millen Cyrus terang-terangan telah melakukan implant payudara di Thailand enam bulan silam. Namun, keponakan Ashanty itu mengaku tetap mempertahankan kelaminnya.

Layak Dicontoh, Hasnah Syam Intens Turun ke Konstituen

BARRU, Polhukam.id - Jika sebagian wakil rakyat terkesan menghindari bertemu warga jika sudah terpilih, maka tidak untuk drg Hj Hasnah Syam. Justru...

JMS: Insan Akademis Wajib Diberdayakan Membangun Daerah

MAKASSAR, Polhukam.id - Jamaluddin M Syamsir yang akrab disapa JMS membahas peluang sinergitas antara pemerintah dan perguruan tinggi saat didaulat sebagai salah...

More Articles Like This