Jeffrey Epstein Berusaha Dekati Putin: Fakta dan Dokumen Terbaru
Rilis dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein mengungkap detail mengejutkan tentang upaya gigih terpidana kejahatan seksual itu untuk mendekati Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Arsip yang dipublikasikan Departemen Kehakiman Amerika Serikat menunjukkan bahwa Epstein berulang kali berusaha mengatur pertemuan dengan Putin selama bertahun-tahun, bahkan setelah ia menjalani vonis kejahatan seksual pertamanya. Hingga kini, tidak ada bukti bahwa pertemuan tersebut benar-benar terjadi.
Nama Putin Muncul Ribuan Kali dalam Dokumen Epstein
Nama Vladimir Putin disebut sebanyak 1.055 kali dalam jutaan halaman dokumen Epstein yang baru dibuka. Banyak penyebutan berasal dari buletin media, namun email-email juga membuktikan Epstein aktif memanfaatkan jaringan kenalannya untuk mendapatkan akses ke pemimpin Rusia itu.
Upaya ini tercatat berlangsung dari sekitar 2013 hingga 2018, setahun sebelum kematian Epstein di penjara.
Upaya Epstein Mendapatkan Visa Rusia
Dokumen mengungkap riwayat Epstein yang berusaha mendapatkan visa Rusia sejak setidaknya 2010. Dalam satu pesan, ia menulis, "Saya punya kenalan yang dekat dengan Putin. Haruskah saya memintanya?" Ia juga pernah menyebut kemungkinan bertemu Putin di Amerika karena peluang di Rusia terlalu kecil.
Artikel Terkait
Gas Air Mata di Hari Raya: Serangan Israel ke Jamaah Sholat Idul Fitri di Al-Aqsa, Apa Motifnya?
F-35 AS Tertembak Iran? Fakta Mengejutkan di Balik Pendaratan Darurat yang Guncang Dunia
Serangan Rudal Israel Hancurkan Pusat Antariksa Iran: Dampak Mengerikan yang Dirahasiakan
Iran Tembak Mati! Ali Larijani Dibunuh Israel, Pemimpin Baru Tolak Damai & Ancang Perang Total