Sidang di hadapan subkomite Intelijen Kongres AS dilakukan 11 bulan setelah laporan yang mendokumentasikan lebih dari 140 kasus fenomena udara tak dikenal atau UAP.
Kemunculan objek-objek tersebut dilaporkan diamati oleh pilot militer AS sejak 2004.
UFO telah lama dikaitkan secara luas dengan gagasan pesawat ruang angkasa asing, yang tidak disebutkan dalam presentasi UAP Juni lalu.
Sebaliknya, fokusnya adalah pada kemungkinan implikasi bagi keamanan nasional AS dan keselamatan penerbangan.
Laporan itu termasuk rekaman video yang dirilis Pentagon dari objek udara misterius yang menunjukkan kecepatan dan kemampuan manuver melebihi teknologi penerbangan yang dikenal.
Objek itu juga tidak memiliki sarana penggerak atau permukaan kontrol penerbangan yang terlihat.
Sidang pada hari Selasa adalah memeriksa kembali temuan laporan penilaian awal 9 halaman yang disusun oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional dan satuan tugas yang dipimpin Angkatan Laut yang dibentuk Pentagon pada tahun 2020.
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz