Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Jumras Didampingi Penasehat Hukumnya Datangi Polrestabes Makassar

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Eks Kabiro Pembangunan Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumras akhirnya mendatangi Polrestabes Makassar, guna memenuhi panggilan Polisi.

“Ada diperiksa itu di pojok sana, di ruang PPA. Masih klarifikasi,” kata Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko di Mapolrestabes Makassar, Senin (16/9/2019).

Jumras didampingi penasehat hukumnya, Sul Thani saat berjalan ke ruangan penyidik Satreskrim di lantai dua. Terlapor Jumras diketahui diperiksa polisi di ruangan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) sejak pukul 14.15 Wita.

Jumras lalu tinggalkan ruang PPA sekitar 15.10 Wita, menuju ke masjid Polrestabes untuk salat Ashar dan kembali lagi diperiksa.

Saat di door stop wartawan untuk dimintai wawancaranya setelah salat, Jumras hanya tertunduk terdiam dan tersenyum.

Diketahui, sedianya pemeriksaan Jumras yang pertama pada Jumat (13/9/2019), namun Jumras tak hadir memenuhi panggilan polisi. Menurut tim Jumras kliennya sedang berada di luar kota.

Sebagai informasi, pelaporan Jumras ke polisi berawal dari pernyataan Jumras saat sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, yang menyebut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menerima mahar Rp 10 miliar.

Baca Juga:  Ada Pemalsuan di UUD 1945, Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Dianggap tidak Sah

Namun Nurdin Abdullah membantah tudingan yang dilontarkan Jumras. Bahkan Nurdin Abdullah sempat mengultimatum Jumras agar mencabut pernyataannya dan meminta maaf, jika tidak maka Gubernur mengancam akan melaporkan Jumras. Tapi Jumras bergeming sehingga tim hukum Nurdin melaporkan Jumras ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik.

No ratings yet.

Please rate this