Beranda Headline
Follow

Karir Politik Agus Harimurti Yudhoyono Terancam Berakhir

0

Polhukam.id – Dorongan sejumlah kader Partai Demokrat untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) menarik perhatian. Pasalnya, kepemimpinan SBY sebagai Ketua Umum sejauh ini terlihat baik-baik saja.

Peneliti politik Pusat Studi Demokrasi dan Partai Politik (PSDPP) Dedi Kurnia Syah menilai, wacana KLB Demokrat penanda adanya ketidakharmonisan di tubuh partai berlambang mercy itu pasca Pemilu. Menurutnya, erat kaitan dengan hasil Pemilu yang menempatkan Demokrat sebagai partai minoritas.

“Setiap parpol pasti lakukan evaluasi hasil Pemilu, dan Demokrat sebagai parpol yang memiliki jejak pemenang ternyata terpuruk di Pemilu 2019. KLB ini sebagai jawaban bahwa kader menyadari SBY tidak lagi memiliki taji elektoral” kata Dedi, Senin (17/6/2019).

Lebih lanjut, dari sisi waktu KLB disuarakan, Dedi menerka KLB diharapkan menghasilkan keputusan pemberhentian SBY sebagai Ketua Umum sebelum Oktober 2019.

“Oktober dijadikan deadline, karena pemerintahan baru dimulai bulan tersebut, artinya Demokrat ingin ada keputusan strategis sebelum itu, dan bisa saja wacana KLB menguat karena ada dua kepentingan yang saling berseberangan di tubuh Demokrat. Antara tetap berada di koalisi atau bergabung dengan pemerintah,” terang Dedi.

Baca Juga:  Fakta Baru Persidangan! Ada Setoran Miliaran, Jumras ‘Lindungi’ Hartawan?

Dedi memprediksi, selain sebagai bentuk kekecewaan hasil Pemilu, ada upaya dari penyuara KLB untuk menghentikan langkah politis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Dedi, aktifitas AHY dalam safari politik sepanjang waktu ini, bisa diterjemahkan sebagai upaya mereplika ketua umum. Bagi kader potensial hal demikian tidak menguntungkan, sehingga KLB dikemukakan agar proses regenerasi berjalan jauh sebelum AHY benar-benar menguasai Demokrat.

“Jika KLB berhasil digelar dan SBY harus tunduk keputusan KLB dengan tidak lagi memimpin Demokrat, ada harapan AHY kehilangan posisi strategis, karena sangat kecil kemungkinan AHY berhasil ambil alih posisi Ketum dari proses KLB yang terbuka,” pungkasnya.

No ratings yet.

Please rate this