Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Kasus Dugaan Gratifikasi Mutasi Pelat Kendaraan di Dishub Masuk Tahap Penyidikan

0
Ilustrasi

MAKASSAR, Polhukam.id – Babak baru kasus dugaan gratifikasi mutasi pelat kendaraan di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, kini telah dinaikan ke tahap penyidikan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel.

Kasus dugaan gratifikasi mutasi kendaraan dari pelat hitam menjadi pelat kuning terbongkar ke publik, setelah hasil temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adanya dugaan gratifikasi dalam lingkup Dishub Sulsel sehingga pihak Polda Sulsel pun menindaklanjuti hasil temuan KPK.

“Iya kalau yang itu sudah naik penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, Rabu (11/9/2019).

Yudhiawan membeberkan, jika pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. Namun, ia enggan menyebutkan siapa saja yang sudah dimintai keterangan soal dugaan gratifikasi dalam lingkup Dishub Sulsel.

“Di tahap penyidikan ini, tinggal perdalam keterangan saksi-saksi dan alat bukti yang ada guna menentukan siapa yang akan bertanggung jawab dalam kegiatan dugaan gratifikasi yang telah terjadi sekian lama tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Tim Koordinator dan Supervisor Pencegahan (Korsupgah) Wilayah VIII KPK, Dwi Aprilia Linda membeberkan temuan adanya dugaan gratifikasi di lingkup Dishub Sulsel tersebut.

Baca Juga:  Penggerebekan Praktek Kecantikan Bodong Beromzet Jutaan Rupiah

“Banyak kendaraan yang mendapatkan pelat kuning, padahal kendaraan tersebut bukan kendaraan pengangkut barang dan penumpang,” kata Dwi Aprilia di Hotel Four Point By Sheraton Makassar, Kamis 4 Juli 2019.

Dia menjelaskan jika kendaraan yang menggunakan pelat kuning, tentunya akan mendapat subsidi sebesar 70 persen dari jumlah pajak kendaraan.

“Ini artinya dia tinggal membayar 30 persen saja. Nah banyak yang seharusnya tidak mendapatkan plat kuning, seperti mobil molen dan mobil-mobil proyek. Itupun juga masih menunggak pajaknya,” tandasnya.

No ratings yet.

Please rate this