Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Terancam Dicopot dari Jabatannya?

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Praktek pungutan liar (pungli) kembali terjadi oleh pejabat Sulsel terhadap angkutan umum berplat kuning.

Apabila dugaan Pungli terbukti maka Kepala Dinas Perhubungan Sulsel terancam pencopotan jabatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan pungli yang terjadi di Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan

Temuan ini telah dilaporkan ke Inspektorat Sulsel dan hasilnya berupa keluarnya rekomendasi pencopotan jabatan Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Ilyas Iskandar.

Temuan oleh KPK ini terkait rekomendasi penerbitan plat kuning. Pada aturannya, plat kuning ini mendapat insentif 70 persen dari biaya yang seharusnya dibayarkan.

KPK sebut ada mahar yang diberikan kepada oknum di Dinas Perhubungan untuk menerbitkan rekomendasi ini.

Diduga ada sekitar 2.000 rekomendasi yang telah diterbitkan Dinas Perhubungan Sulsel.

Menurut informasinya, setiap rekomendasi yang diterbitkan dikenai mahar dari Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu

Seperti yang ditekankan dan disampaikan Koordinator Wilayah VIII KPK Idiansyah Malik Nasution mengatakan

Rekomendasi itu terkait masalah LHP pemeriksaan di Dinas Perhubungan. Hasilnya, Inspektorat Sulsel berkesimpulan terjadi pungutan liar,” ujarnya, Minggu (7/7/2019)

Baca Juga:  Fakta Baru Persidangan! Ada Setoran Miliaran, Jumras ‘Lindungi’ Hartawan?

“Surat rekomendasi surat pencopotan ini sudah diserahkan ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Dan sepertinya surat itu sudah diterima hari Kamis 4 Juli 2019” ujar Koordinator Wilayah VIII Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK di Makassar

Tidak hanya Ilyas Iskandar selaku pimpinan yang direkomendasikan dicopot, tetapi juga ada beberapa bawahannya yang juga akan dikenai sanksi serupa, yaitu Kabid Lalu Lintas initial HTT.

“Juga ada dua pejabat lain yang diusulkan untuk turun pangkat atau demosi berat. Saya melihat ini langkah positif dari inspektorat,” terangnya

No ratings yet.

Please rate this