Beranda Headline
Follow

Komisioner KPU Sindir Prabowo?

0

Polhukam.id –┬áKomisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menegaskan, ketidakhadiran paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Rapat Pleno Penetapan Capres-Cawapres terpilih di Pemilu 2019 pada Minggu (30/6/2019) sore nanti tidak mempunyai konsekuensi.

Ia menyatakan hal itu saat ditemui di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat siang ini. Ia menjelaskan, KPU awalnya berharap seluruh pihak dapat hadir dalam acara penetapan capres-cawapres terpilih nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Kehadiran seluruh pihak dapat menimbulkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ketetapan KPU itu.

“Iya prinsipnya kita ingin seluruh hadir dan sama-sama kita sambut pemimpin baru kita. Kita menginginkan kemudian fairness tercapai. Kemudian seluruh orang yang berkontestasi hadir dan menerima hasil pemilu ini. Kan idealnya sepeti itu,” tuturnya.

Kendati demikian Ilham menjelaskan bahwa ketidakhadiran paslon nomor urut 02 dalam acara tersebut tidak berdampak pada penetapan KPU atas paslon capres-cawapres yang terpilih. “Ya enggak apa-apa, kan kita sudah undang. Jadi tidak ada konsekuensi apapun,” dia menjelaskan.

Baca Juga:  Ribuan Pengunjuk Rasa Ingin Menjatuhkan Rezim Presiden

Berdasarkan petunjuk pelaksana acara penetapan capres-cawapres terpilih Pemilu 2019 dimulai pada pukul 15:30 WIB. KPU telah mengirimkan undangan ke sejumlah pihak. Di antaranya kedua paslon capres-cawapres Pemilu 2019, 16 partai politik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA) dan pihak terkait lainnya. Total undangan yang disediakan KPU hanya sebanyak 150 orang.

No ratings yet.

Please rate this