Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WA Kontroversial
Seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga, tepatnya di unit Karangreja Tlahab Lor 1, mendapat pemecatan setelah membuat status WhatsApp yang dinilai menghina masyarakat. Status berisi kalimat "Peregengan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur" itu viral di media sosial dan memicu kecaman publik.
Status WhatsApp Viral dan Reaksi Warganet
Tangkapan layar status kontroversial tersebut menyebar luas setelah diunggah oleh akun Instagram @infopurbalingga.id. Unggahan itu langsung memantik berbagai reaksi keras dari warganet yang mengecap pernyataan tersebut sebagai bentuk arogansi dan ketidakpedulian terhadap masyarakat yang dilayani.
Merespons viralnya status tersebut, sang pegawai akhirnya memberikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui unggahan media sosial. Dalam permohonan maafnya, ia mengakui kesalahan dan ketidakpantasan bahasa yang digunakan, serta berjanji akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan berkomunikasi di masa depan.
Artikel Terkait
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah
Bukan Bos TV! Ternyata Ini Sosok di Balik Masuknya McDonalds ke Indonesia yang Kembali Viral