Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WA Kontroversial
Seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga, tepatnya di unit Karangreja Tlahab Lor 1, mendapat pemecatan setelah membuat status WhatsApp yang dinilai menghina masyarakat. Status berisi kalimat "Peregengan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur" itu viral di media sosial dan memicu kecaman publik.
Status WhatsApp Viral dan Reaksi Warganet
Tangkapan layar status kontroversial tersebut menyebar luas setelah diunggah oleh akun Instagram @infopurbalingga.id. Unggahan itu langsung memantik berbagai reaksi keras dari warganet yang mengecap pernyataan tersebut sebagai bentuk arogansi dan ketidakpedulian terhadap masyarakat yang dilayani.
Merespons viralnya status tersebut, sang pegawai akhirnya memberikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui unggahan media sosial. Dalam permohonan maafnya, ia mengakui kesalahan dan ketidakpantasan bahasa yang digunakan, serta berjanji akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan berkomunikasi di masa depan.
Artikel Terkait
MK Beri Tenggat 2 Tahun: Tunjangan Pensiun Pejabat Bakal Dihapus atau Dibatasi?
Istri Muda Tega Bunuh Suami Pakai Golok, Motifnya Bikin Geram!
Ledakan Misterius di Masjid Jember Saat Tarawih, Diduga dari Lemari Lama: Polisi Selidiki!
Ledakan Misterius di Masjid Jember Saat Tarawih, Apa Penyebabnya?