POLHUKAM.ID - Seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL) asal Bangkalan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dalam kondisi yang diduga tidak wajar. Keluarga korban menolak keras kesimpulan awal yang menyatakan kematian akibat bunuh diri dan menduga adanya tindak kekerasan oleh senior di kapal perang.Korban bernama Ghofirul Kasyfi (22), berpangkat Kelasi Dua, merupakan warga Kelurahan Kemayoran, Kabupaten Bangkalan, Madura. Ia baru saja dilantik sebagai anggota TNI AL pada Desember 2025 dan bertugas di salah satu kapal perang di Jakarta.Ayah korban, Mahbub Madani, mengaku menemukan sejumlah luka lebam di sekujur tubuh anaknya saat membuka peti jenazah sebelum pemakaman. "Ya saya cuma buka wajahnya aja, itu sudah kelihatan lebam. Besok paginya sebelum dikuburkan, dibuka semua, banyak lebam di sini," ujarnya, Selasa (5/5/2026).Mahbub juga mengungkapkan adanya pendarahan di bagian sensitif korban yang dinilai sangat tidak wajar. "Dan maaf ya, selangkangan ini keluar darah. Yang lebih aneh lagi, katanya gantung diri. Tapi bekas luka itu di sini (bawah leher), seharusnya kan di sini (atas leher)," katanya.Pihak keluarga menyatakan tidak menerima jika kematian Ghofirul disebut sebagai bunuh diri. "Saya betul-betul gak terima anak saya dibilang bunuh diri. Saya betul-betul enggak terima mengalami hal-hal yang sangat tidak wajar," tegas Mahbub.Sebelum meninggal, korban sempat menghubungi keluarga secara diam-diam dan mengaku kerap mendapat perlakuan keras dari seniornya saat bertugas. Keluarga hanya bisa memberikan dukungan moral agar korban tetap kuat menjalani tugas.Namun, kabar duka datang tak lama kemudian. Pihak keluarga mendapat informasi bahwa korban meninggal dunia dan disebut tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Merasa ada kejanggalan, keluarga korban mendesak dilakukan autopsi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kematian sebenarnya.Selain autopsi, keluarga juga menuntut TNI AL mengusut tuntas dugaan kekerasan yang menjadi penyebab kematian, termasuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Mahbub telah menyiapkan surat resmi untuk meminta keadilan dan investigasi mendalam terhadap kasus ini.
Artikel Terkait
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah
Bukan Bos TV! Ternyata Ini Sosok di Balik Masuknya McDonalds ke Indonesia yang Kembali Viral
Rakyat Kaltim Bobol Pagar DPRD, Tuntut Audit Moral di Tengah Skandal Rp25 Miliar – Ketua Dewan Kabur ke Magelang