Tentu saja hal itu adalah sindiran bagi menteri-menteri dan orang dekat Jokowi yang sudah ngebet dengan aksi-aksi pencitraan demi mengerek elektabilitasnya.
Padahal, di tengah ancaman resesi ekonomi dunia, sudah sepatutnya sinyal-sinyal bahaya tentang situasi pasar finansial global terkini sudah mulai nampak, ini yang harus jadi peringatan keras bagi menteri-menteri Jokowi, bukannya malah rajin turun untuk pencitraan.
"Indonesia ini elit-elitnya kayak masih primitif, seperti hidup di dalam gua dan mereka enggak tahu bahwa di luar sana saat ini sudah mulai terjadi krisis ekonomi riil, bubble di mana-mana, crypto dan portofolio lain nanti akan berantakan karena pertemuan antara kepentingan ekonomi perang. Nah, data data ekonomi makro di banyak negara itu yang mestinya diperhatikan oleh Kabinet. Malah menteri-menterinya sibuk "duh gue kena reshuffle apa tidak ya," kata Rocky.
Rocky pun menyindir Ganjar Pranowo jika ingin menjadi pemimpin besar, maka ia harus menguasai tentang ekonomi makro.
"Ganjar jangan sibuk mondar-mandir, karena dia kan mau jadi presiden, coba komentari keadaan dunia dong. Tapi dia juga otaknya terbatas tapi mau jadi pemimpin besar bahayanya," sindirnya.
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah