Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Para Petinggi DPRD Enrekang Jadi Terdakwa Dugaan Korupsi Bimtek

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Tim Jaksa Penuntut Umum membacakan berkas tuntutan terhadap tujuh terdakwa perkara dugaan korupsi bimbingan teknis (bimtek) DPRD Kabupaten Enrekang tahun anggaran 2015-2016 yang merugikan negara sebesar Rp 3 miliar di Pengadilan Tipikor Makassar, Selasa (21/5/2019).

Tujuh terdakwa yakni mantan Ketua DPRD Enrekang, Banteng Kadang dan dua wakilnya Arfan Renggong dan Mustiar Rahim serta Sekretaris DPRD Enrekang, Sangkala Tahir selaku kuasa pengguna anggaran. Dan tiga terdakwa sebagai penyelenggara atau EO, Gunawan, Nawir, dan Nurul Hasmi.

Dalam pembacaan berkas tuntutan tujuh terdakwa yang dibacakan dihadapan majelis hakim, jaksa Mudatzir bahwa para terdakwa secara sah dan menyakinkan melanggar pasal 3 juncto pasal 4 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat (1) KUHP

“Para terdakwa masing-masing dituntut 1 tahun 8 bulan dan denda sebanyak 50 juta subsidaer 6 bulan penjara,” kata Mudatzir.

Baca Juga:  Zaman Emansipasi, Tiga Perempuan Jadi Pengedar Sabu

Jaksa membacakan berkas dakwaan seluruh terdakwa yang setebal 400 halaman yang dimulia sejak pukul 13.30 Wita hingga pukul 17.00 Wita.

Usai mendengarkan pembacaan berkas tuntutan jaksa, kemudian sidang akan dilanjutkan oleh majelis hakim pada Selasa 28 Mei pekan depan dengan agenda pembacaan nota pledoi atau pembelaan.

No ratings yet.

Please rate this