Beranda Headline
Follow

PK Ditolak, IAS Harus Sabar Jalani Masa Tahanan hingga 2019

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin atau IAS harus bersabar menjalani masa tahanannya, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Suka Miskin hingga 2019 mendatang.

Upaya untuk lolos dari jeratan hukum kasus korupsi kerja sama kelola dan transfer instalansi PDAM Makassar tahun 2006-2012 pun sirnah setelah Mahkamah Agung menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Wali Kota Makassar dua periode itu.

Mahkamah Agung (MA) melalui laman resminya, merilis penolakan PK yang diajukan IAS tertanggal Senin, 26 Maret 2018. Dalam laman tersebut disebutkan hakim agung MA yang menolak PK IAS diketuai oleh Artidjo Alkostar, didampingi hakim anggota Krisna Harahap dan Andi Samsan Nganro.

Dengan penolakan tersebut, maka tidak ada lagi upaya hukum yang dapat dilakukan IAS untuk lolos dari jeratan hukum korupsi.

Bukan hanya harus rela menjalani hukuman selama 4 tahun penjara tapi juga denda sebesar Rp175 juta subsidair satu tahun kurungan penjara, sesuai dengan putusan Mahkamah Agung pada vonis di tingkat kasasi.

Diketahui, mantan ketua Golkar dan Demokrat Sulsel itu telah dipenjara sejak tahun 2016, saat kasusnya bergulir di tingkat penyidikan KPK. Dengan begitu, tersisa satu tahun lagi hukuman yang harus dijalani mantan walikota yang juga akrab disapa ACO itu.

No ratings yet.

Please rate this

Baca Juga:  Sejumlah Barang Elektronik Kantor KPU Kota Makassar Disita karena Belum Dibayar