Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Polda Sulsel Ringkus Sindikat Penipu Nasabah BRI

MAKASSAR, Polhukam.id – Subdit Cyber Polda Sulsel berhasil meringkus 2 pelaku inisial S (30) dan S (34).

Masing-masing diringkus di tempat terpisah. S(30) ditangkap di Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo pada 2 November 2018. Sedangkan pelaku lainnya diringkus di Kecamatan Pituriawa, Kabupaten Sidrap pada 23 November 2018.

Mereka diamankan karena berhasil menipu sekitar 115 nasabah bank BRI dengan total kerugian yang fantastis mencapai Rp 1.466.584.457,-. Pelaku tindak pidana tersebut melancarkan aksinya dengan memakai website BRI tiruan.

Kejadian itu terkuak ketika nasabah BRI melakukan komplain, hingga akhirnya melakukan pencarian data yang menunjukkan bahwa transaksi paling sering dilakukan di wilayah Sulawesi Selatan.

“Berawal dari laporan pihak BRI pusat yang nasabahnya telah menjadi korban Tindak Pidana penipuan online yang memakai Web BRI tiruan,” ucap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombespol Dicky Sondani saat melakukan jumpa pers di Mapolda Sulsel, Jumat (11/1/2019).

“Berdasarkan analisa BRI transaksi yang dilakukan mayoritas di lakukan di wilayah Sulawesi Selatan, maka berdasarkan hasil analisa tersebut pihak BRI membuat laporan ke Polda Sulsel guna dilakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku penipuan yang telah merugikan masyarakat banyak,” terangnya.

Kini tersangka mendekam di Mapolda Sulsel untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kedua tersangka ini terancam dikenakan pasal 35 ayat (1) jo pasal 51 dan atau pasal 28 ayat (1) Jo pasal 36 ayat (1) jo pasal 45A ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016, Tetang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik Jo pasal 66 ayat (1) ke 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun dan/atau denda pealing banyak Rp12 milyar.

Baca Juga:  Bandar Narkoba dan Polisi Sempat Rebutan Senjata, Dorr! Pelaku Tewas

Ditempat terpisah Kapolda sulsel, Irjen Pol Unar Septono mengapresiasi keberhasilan anggotanya mengungkap kasus yang sangat meresahkan ini.

“Ini bentuk keseriusan polda sulsel dalam menangani kasus penipuan yang menggunakan IT ! mari hindari Jeratan UU ITE karena ancaman hukumannya sangat berat,” pungkas Jenderal umar.

No ratings yet.

Please rate this