Analisis Peluang Petahana di Pemilu 2029: Banteng vs Gajah vs Garuda
Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensat) menilai publik tidak perlu terlalu fokus pada narasi persaingan "Banteng vs Gajah" antara Puan Maharani (PDIP) dan kubu Kaesang Pangarep (PSI) untuk Pemilu 2029.
Menurut Hensat, berdasarkan sejarah pemilu pascareformasi, kekuatan politik petahana justru memiliki peluang lebih besar untuk menang pada periode kedua.
"Saya bingung mengapa masyarakat begitu meributkan 'banteng vs gajah' di Pemilu 2029. Kalau melihat sejarah, justru yang berpeluang menang adalah garuda, alias kekuatan petahana saat ini," ujar Hensat, Sabtu 14 Februari 2026.
Faktor Keunggulan Kekuatan Petahana
Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menjelaskan beberapa faktor yang menguntungkan petahana:
- Tingkat pengenalan publik yang sangat tinggi.
- Rekam jejak program pemerintahan yang sudah terlihat.
- Jejaring politik yang lebih solid dibandingkan penantang.
- Kemampuan memanfaatkan narasi keberlanjutan program.
Bukti Historis dari Pemilu Sebelumnya
Hensat memberikan contoh pola kemenangan petahana dalam sejarah:
Artikel Terkait
Prabowo Tantang Pakar Ekonomi: Siap-siap dengan Kejutan Besar
Luhut Bongkar Masalah OJK: Komisioner Terlalu Berkuasa, Respons Lambat, Ini Solusinya!
Misteri Penolakan Demokrat: Strategi Rahasia Amankan Jalan AHY ke Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Minta Kumpulkan Video Ejekan ke Program Makan Bergizi Gratis, Ini Pencapaiannya yang Mengejutkan!