Saleh melihat statement Ketua Umum PKB itu sebagai suatu candaan, dan tidak betul-betul serius untuk bergabung dengan Koalisi yang terbentuk atas pertemuan di Rumah Heritage itu.
"Tapi kalau saya katakan ini Cak Imin ini bercanda nggak serius mau gabung disini karena dia bercanda lebih baik bikin koalisi baru karena masih banyak partai lain, kan baru tiga ada enam lagi yang telah Cak Imin komunikasikan," kata Saleh kepada wartawan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa (24/5/2022).
Saleh menambahkan, Cak Imin sebetulnya serius sekali untuk maju sebagai Capres namun Wakil Ketua DPR RI tersebut terkesan bercanda untuk masuk koalisi.
"Karena apa? Karena kita belum membicarakan capres cawapres sedangkan tiba-tiba saya mau masuk mau jadi capres itu kan bercanda," ujar Ketua Fraksi PAN DPR RI itu.
Saleh mengakui bahwa Wakil Ketua DPR Bidang Kesejahteraan Rakyat itu merupakan sosok potensial sebagai Capres 2024 nanti. Oleh karena itu, Saleh mengingatkan kepada Cak Imin agar bicarakan terlebih dahulu dengan internal partai di KIB sebelum ujug-ujug mau jadi capres dalam koalisi.
"Saya pikir Cak imin berpotensi karena dia potensial. Maka saya pikir dia bikin Koalisi lagi kan dia katakan sudah 10 persen, kan tinggal cari 10 persen lagi silahkan cari pasangan baru, silahkan bikin koalisi baru untuk itu," ucap Saleh.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri