POLHUKAM.ID - Gebrakan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang melaporkan sejumlah tokoh dan aktivis terkait tudingan ijazah palsu, justru akan merugikan perjalanan politiknya yang selama ini terkenal santun.
Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, memperkirakan, kelak Jokowi akan menyesal dengan langkahnya tersebut.
"Jokowi akan menyesal karena dengan melaporkan mereka yang mempersoalkan ijazahnya, karena publik akan menilai Jokowi kurang bijak dan terkesan tega mengkriminalkan rakyat yang mengkritiknya," kata Saiful kepada RMOL, Jumat, 2 Mei 2025.
Saat ini, beberapa anggota keluarga Jokowi masih menjabat di pemerintahan. Sehingga, dengan adanya pelaporan, justru merugikan perjalanan panjang politik Jokowi dan keluarga.
"Tentu hal tersebut sedikit banyak akan berpengaruh kepada karir politik keluarga Jokowi lainnya, publik akan menilai Jokowi tega untuk melaporkan pihak-pihak yang berbeda dengan dirinya," terang Saiful.
Dampaknya, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, publik akan semakin menjaga jarak dengan Jokowi dan keluarganya.
"Karena akan dianggap berbahaya jika terdapat kesalahan sedikitpun akan dibawa ke ranah hukum," pungkas Saiful.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
JK Siap Polisikan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Ini Tudingan Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh
Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai: Inilah Alasan Pengamat Bilang Isu Ini Sengaja Diperpanjang!
Juli-Agustus 2026 Kritis! Peringatan Jusuf Kalla Soal Potensi Chaos Nasional Akibat Defisit Rp1.000 Triliun
AM Hendropriyono Buka Suara: Ini Alasan Seskab Teddy Disebut Cerminan Pemimpin Masa Depan