Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Razia Kos-kosan, Dua Pasangan Terindikasi Bermain Lendir

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Untuk menjaga kenyamanan warga Kota Makassar yang sementara melaksanakan ibadah puasa, Tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Makassar melakukan razia penyakit masyarakat, Rabu (15/5/2019) malam.

Alhasil, tim gabungan berhasil mendapati dua pasangan bukan suami istri di salah satu kamar kos di Jalan Rappocini, Lorong 8, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Kedua pasangan tersebut kedapatan sementara asyik berada di dalam kamar kos sambil berpesta narkotika jenis sabu. Tim gabungan menemukan barang bukti berupa alat hisap sabu dan beberapa sachet sabu sisa pakai saat dilakukan penggeledahan.

Hal itu terungkap ketika petugas gabungan melakukan razia yustisi di sejumlah kos-kosan di Jalan Rappocini, Kota Makassar. Satu persatu kamar kos di masuki dan para penghuni kamar dilakukan pemeriksaan terhadap tanda pengenalnya (KTP).

Tepatnya di kamar A11 lantai dua, petugas gabungan berhasil mendapati empat orang masing-masing, dua pria dan dua wanita yang diduga sedang berbuat mesum. Kemudian petugas memasuki kamar tersebut, melihat ada gerak gerik mencurigakan kepada dua pasangan yang bukan suami istri tersebut.

Awalnya petugas berhasil menemukan alat kontrasepsi berupa tissue magic di tempat sampah saat melakukan penggeledahan. Akan tetapi, ketika dilakukan pemeriksaan di kasur ditemukan alat hisap sabu dan beberapa sachet kosong yang disimpan plastik hitam yang berada didekat kasur dan samping lemari.

Kedua pasangan itu pun terlihat kaget dan pasrah, kemudian diserahkan ke pihak Polrestabes Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita memang curiga dari awal karena saat pintu kamarnya diketuk, penghuni kamar ini lama baru dibuka. Saat dibuka juga, kamarnya berasap tapi dilihat tidak merokok. Jadi diperiksa dan ditemukan alat hisap sabu dan sachet kosong,” kata salah seorang petugas dari Satpol-PP Kota Makassar di lokasi kejadian.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Makassar, Ahmad Namsun mengatakan, pihaknya melaksanakan razia yustisi untuk menekan penyakit masyarakat selama bulan Ramadhan.

Pasalnya, diduga banyak oknum yang memanfaatkan situasi untuk berduaan di dalam kamar kos hingga diduga terindikasi bermain lendir alias berbuat mesum.

“Razia dalam rangka menghargai bulan Ramadan, karena ada laporan dari masyarakat bahwa ada beberapa rumah kos sering disalahgunakan,” kata Ahmad Nansum, usai melaksanakan razia.

Selanjutnya, pasangan yang bukan suami istri yang terjaring dalam razia tersebut, kata Ahmad Nansum, akan dilakukan pendataan atau assesmen.

“Apabila terbukti terjadi tindak pidana maka akan diserahkan ke pihak kepolisian,” tutupnya.

No ratings yet.

Please rate this