Beranda Headline
Follow

Solusi Masalah Keuangan Bangsa Selalu Minta Bantu ke China, Luhut Pejabat Indonesia atau China?

0

Polhukam.id – Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu mengaku heran dengan solusi yang ditawarkan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengenai bantuan penyelesaian defisit keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dimana, Ping AN Insurance (Group), perusahaan asuransi asal Cina, menawarkan bantuan untuk evaluasi sistem IT BPJS Kesehatan. 

Sadi Didu mempertanyakan, apakah setiap permasalah keuangan di Indonesia, solusinya harus minta bantuan negara Cina?

“Bagi Pak Menkomaritim, sepertinya setiap masalah yang dihadapi bangsa solusinya hanya satu yaitu minta ‘bantuan’ dari China,” twit Said Didu di akun twitter-nya @msaid_didu, Sabtu (24/8/2019).

Said Didu mengatakan, bukan cuma BPJS Kesehatan, namun permasalahan perusahaan plat merah seperti Garuda, Listrik, juga selalu minta bantuan dari negara tirai bambu. 

Menurut dia, masih banyak upaya lain dalam mengatasi defisit anggaran yang terjadi.

“Kereta Api cepat, listrik, Garuda, BPJS, tenaga kerja dll semua dimintakan ‘bantuan’ dari China oleh beliau. Sudah nyerah sehingga semua minta ke China?” tulisnya. “China lagi. Bapak ini pejabat Indonesia atau China?

Baca Juga:  Ribuan Pengunjuk Rasa Ingin Menjatuhkan Rezim Presiden

Diketahu, Menko Maritim Luhut telah melakukan pertemuan dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris di kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, kemarin. Dalam pertemuan itu, Fahmi mengakui ada kelemahan dalam sistem di BPJS Kesehatan.

Luhut menyampaikan bahwa, Ping An menawarkan pembenahan agar kondisi keuangan BPJS Kesehatan membaik. Luhut juga mengklaim jika dirinya diperintahkan langsung Presiden Jokowi untuk membenahi persoalan di BPJS Kesehatan.

No ratings yet.

Please rate this