Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Sudah Ketahuan Chat dengan Perempuan, Sang Suami Malah Marah ke Istri Kemudian Menganiaya

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Zeprianto alias Anto (24) digelendang ke Mapolsek Panakukkang, setelah menganiaya istrinya sendiri yang sementara mengandung anak keduanya, Kamis (17/10).

Penganiayaan tersebut dilakukan Anto kepada istrinya berinisial I (20), lantaran kedapatan sedang chatingan dengan seorang perempuan yang dianggap oleh pelaku adalah temannya. Sehingga korban pun marah dan melempar handphone milik suaminya.

Panit 1 Reskrim Polsek Panakukkang, Ipda Armin mengatakan, bahwa penganiayaan ini terjadi diduga akibat korban cemburu setelah menemukan suaminya chatingan dengan seorang perempuan.

“Karena cemburu, korban membanting handphone pelaku dan juga merobek berkas usahanya, sehingga pelaku emosi lalu menganiaya korban di dalam kamar kosnya hingga mengakibatkan korban luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit,” kata Armin saat ditemui di Mapolsek Panakukkang, Jumat (18/10/2019).

Armin menyebutkan, akibat penganiayaan tersebut korban pun menderita luka lebam pada mata dan lebam pada tangan serta luka gigitan yang mengakibatkan ada gangguan penglihatan mata kanan korban.

“Luka yang dialami oleh korban akibat pukulan pelaku dengan menggunakan tangan secara berulang-ulang. Sementara korban ini mengandung empat bulan anak keduanya,” bebernya.

Baca Juga:  Diduga Masih Kelola Dana Desa, Cakades Petahana Rindingallo di Torut Disoal

Sementara, pihak kepolisian yang mendapatkan laporan kejadian penganiayaan tersebut langsung bergerak mengejar pelaku dan berhasil menangkap pelaku di Jalan Usman Daeng Alle, Kota Makassar.

“Berdasarkan pengakuan pelaku bahwa dirinya telah menganiaya istrinya sendiri menggunakan tangan kanannya dan juga menggigit lengan kiri korban. Tetapi saat ini pelaku sudah kita amankan,” ungkapnya.

Akibat perbuatan pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat (1) UU nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

“Pelaku terancam dengan hukuman maksimal lima tahun penjara,” tutupnya.

No ratings yet.

Please rate this