Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Tiga Emak-emak Keluarkan ‘Jurus Andalan’ Didepan Perempuan Hingga Tak Berdaya

Polhukam.id – Seorang perempuan di Kota Probolinggo harus mengalami luka cakar pada bagian wajah dan tangan usai dikeroyok oleh tiga emak-emak.

korban adalah Novi Anggraeni (30), setelah mengalami luka cakar pada wajah dan tangan, suami beserta pihak keluarga langsung mendatangi kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polres Probolinggo Kota guna melaporkan kejadian penganiayaan itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan yang baru seminggu melahirkan ini menjadi korban penganiayaan yang dilakukan tiga ibu-ibu di rumahnya.

Novi mengaku didatangi empat orang. Tiga ibu-ibu berinisial SU (45), BB (40) II (27) dan seorang laki-laki berinisial GF yang merupakan suami dari perempuan berinisial II.

Ketiga ibu-ibu yang merupakan tetangga satu kampungnya itu, langsung mengeluarkan ‘jurus andalan’ yaitu mencakar, menjambak, hingga menendang korban sampai akhirnya tak berdaya. Kondisi korban yang baru saja melahirkan itu membuatnya tak mampu berbuat apa-apa.

Sementara itu menurut Vida –saksi korban, pemicu penganiayaan diduga masalah asmara.

Wanita berinisial II menuduh Novi telah merebut suaminya sehingga akhirnya pelaku mengajak dua bibinya untuk melabrak Novi yang dianggapnya sebagai pelakor.

“Pelaku datang langsung masuk ke rumah Novi dan menganiaya dengan membabi buta. Pelaku seperti kesurupan,” kata Vida, Kamis (10/1/2019).

Sampai saat ini polisi masih menyelidiki kasus penganiayaan yang dilakukan tiga emak-emak ini. Sejak dilaporkan, Polres Probolinggo Kota Belum menetapkan tersangka.

Polres yang dikepalai AKBP Alfian Nurrizal, juga belum memintai keterangan pelaku pengeroyokan yang diduga berlatar belakang cemburu tersebut.

Hal itu disampaikan kasat Reskrim AKP Nanag Firman. Pihaknya sudah memintai keterangan tiga orang saksi yang mengetahui aksi main pukul, tendang dan cakar tersebut. Yakni, saksi korban dan 2 saksi yang saat kejadian berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:  Polsek Marioriwawa Terkesan Menutupi Kasus Penganiayaan dan Percobaan Pembunuhan yang Dilakukan Oleh Asnawi

Kasat berterus terang, belum melakukan gelar perkara terhadap kasus yang diduga terbakar api cemburu tersebut. Lantaran belum memintai 4 orang saksi, hasil visum dari RSUD belum diterima.

“Setelah semuanya lengkap, kami akan menggelar kasus ini. Jadi untuk tersengka, belum kami tetapkan,” tandasnya.

No ratings yet.

Please rate this