Beranda Hukum & Keamanan
Follow

Zaman Emansipasi, Tiga Perempuan Jadi Pengedar Sabu

0

MAKASSAR, Polhukam.id – Personel Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dalam sepekan terakhir menangkap empat orang pelaku peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Makassar.

Dari keempat pelaku pengedar yang berhasil ditangkap terdapat tiga orang wanita dan satu orang pria, masing-masing berinisial R alias Ros (32), OS alias Oliv (44) dan AA alias Echi (39) serta Sigit Tri Putra Valencia alias Sigit (19).

Wasakat Narkoba Polrestabes Makassar, AKP Indra Waspada mengatakan, bahwa keempat pelaku pengedar sabu ini ditangkap di beberapa lokasi berbeda di Kota Makassar dalam kurung waktu sepekan terakhir.

“Seminggu ini kita berhasil melakukan pengungkapan, dan yang berbeda dari kasus-kasus sebelumnya, bahwa kali ini kondisinya sudah berubah dimana yang jadi pengedar sekarang adalah perempuan. Kan zaman emansipasi, ketiga perempuan ini mengambil peran disini sebagai pengedar,” kata Indra Waspada, Jumat (23/8/2019).

Para pelaku ini ditangkap sejak tanggal 17 hingga 22 Agustus kemarin. Dimana kata Indra, awalnya menangkap Ros di Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.

Baca Juga:  Suami Ingin Keluar Rumah, Istri Ikut Naik di Atas Motor, Suami Kesal Hingga Meninju Istrinya

“Ros kita tangkap bersama barang buktinya berupa 15 sachet kecil sabu dan hasil tes urinenya juga positif,” bebernya.

Sementara, lanjut Indra pada hari Kamis tanggal 22 kemarin, di TKP Minasa Upa kembali kita menemukan perempuan sebagai pengedar yakni, OS alias Oliv dengan barang bukti 12 gram sabu dan timbangan.

“Bahkan, pelaku juga menyediakan cangklong sebagai alat untuk memakai sabu. Alat ini jarang ditemukan di Makassar dan diduga pelaku membeli melalui online. Mereka ini bukan satu jaringan tetapi kita masih dalami lagi,” terangnya.

Para pelaku akan dijerat dengan pasal 112 dan 114 tentang narkotika dan keempat pelaku telah diamankan di Mapolrestabes Makassar guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk Ros kita kenakan pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1). Sedangkan Oliv kita kenakan pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2),” pungkasnya.

No ratings yet.

Please rate this