Zohran Mamdani, Wali Kota Pertama Muslim Syiah NYC yang Dikecam Trump sebagai "Komunis"
Zohran Mamdani mencatatkan sejarah ganda. Dia resmi menjadi Wali Kota New York City pertama yang beragama Muslim Syiah sekaligus warga AS keturunan Asia Selatan pertama yang memimpin kota terbesar di Amerika Serikat itu.
Mamdani, calon dari Partai Demokrat yang mendeskripsikan diri sebagai imigran Muslim progresif dan sosialis demokratik, berhasil meraih dukungan besar dengan suara di atas 50% dalam penghitungan cepat.
Janji Kampanye Pro-Rakyat Mamdani
Dalam kampanyenya, Mamdani menawarkan sejumlah program kerja yang berfokus pada kesejahteraan warga, seperti:
- Menaikkan pajak perusahaan dan orang kaya.
- Membekukan biaya sewa apartemen.
- Memperbanyak pembangunan hunian terjangkau.
- Menggratiskan biaya bus untuk umum.
Kecaman dan Ancaman Keras dari Donald Trump
Figur Mamdani mendapat reaksi keras dari mantan Presiden AS, Donald Trump. Trump berulang kali menyebut Mamdani sebagai "komunis" dan mengeluarkan berbagai ancaman.
Artikel Terkait
Latihan Militer China, Rusia, Iran di Afrika Selatan: Sinyal Perang Baru atau Hanya Pamer Kekuatan?
Trump Bongkar Sikap AS: Hukum Internasional Tak Diakui, Hanya Moralitas Pribadi yang Jadi Pedoman?
China Larang Drama CEO Kaya & Gadis Miskin: Ternyata Ini Alasan Pemerintah yang Mengejutkan!
AS Cabut Diri dari 66 Lembaga Dunia, Indonesia: Ini Ancaman Serius bagi Dunia!