Zohran Mamdani vs Trump: Kisah Wali Kota Muslim Syiah NYC yang Dituding Komunis dan Ancaman Dana Federal

- Rabu, 05 November 2025 | 20:50 WIB
Zohran Mamdani vs Trump: Kisah Wali Kota Muslim Syiah NYC yang Dituding Komunis dan Ancaman Dana Federal

Menanggapi kritik Mamdani terhadap kebijakan imigrasinya, Trump pada 2 Juli lalu menyatakan, "Saya akan menangkapnya... Kami tidak membutuhkan komunis di negara ini." Pernyataan ini dikutip dari The Washington Post.

2. Ancaman Menghentikan Dana Federal untuk NYC

Melalui platform Truth Social, Trump mengancam akan memotong aliran dana federal ke New York City jika Mamdani menang. "Jika kandidat komunis Zohran Mamdani menang... kemungkinan besar saya tidak akan menyumbang dana federal," tulis Trump. Dia menilai kepemimpinan Mamdani akan menjadi "bencana ekonomi dan sosial".

3. Serangan Pribadi dan Dukungan untuk Andrew Cuomo

Trump juga melancarkan serangan pribadi, menyebut Mamdani "komunis gila" dengan penampilan yang "BURUK" dan "tidak terlalu pintar", seperti dikutip TIME. Dia mengajak warga NYC memilih calon independen Andrew Cuomo dan menyebut memilih kandidat Republik, Curtis Sliwa, sama saja dengan memilih Mamdani.

4. Wawancara Eksklusif dengan CBS

Dalam wawancara dengan CBS, Trump kembali menegaskan kesulitannya sebagai presiden untuk mengucurkan anggaran besar ke NYC jika dipimpin seorang "komunis". "Anda hanya akan menghamburkan uang," tuturnya.

Jalan Politik Baru untuk New York City

Kemenangan Zohran Mamdani menandai babak baru dalam politik New York City. Di satu sisi, dia membawa representasi dan janji kebijakan progresif. Di sisi lain, kepemimpinannya telah memicu polemik nasional yang sengit, terutama dari kubu Trump, yang mengisyaratkan konflik politik dan anggaran yang mungkin terjadi di masa depan.

Halaman:

Komentar