Trump Diingatkan Pentagon Siap Serang Iran: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

- Jumat, 30 Januari 2026 | 08:00 WIB
Trump Diingatkan Pentagon Siap Serang Iran: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Iran Perkuat Pertahanan dengan 1.000 Drone Baru

Menanggapi ancaman tersebut, Iran dilaporkan telah memperkuat kemampuan militernya dengan menerima 1.000 unit drone atau UAV baru untuk berbagai cabang Angkatan Daratnya.

“Sesuai ancaman yang ada, Angkatan Darat mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategisnya untuk pertempuran cepat dan memberikan respons menghancurkan kepada setiap agresor,” ujar Panglima Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Amir Hatami.

Drone-drone canggih ini dikembangkan oleh spesialis militer Iran bersama Kementerian Pertahanan. Menurut laporan media Tasnim, UAV tersebut dirancang untuk misi penghancuran, ofensif, pengintaian, dan perang elektronik, dengan kemampuan membidik sasaran tetap maupun bergerak di darat, laut, dan udara.

Peringatan Iran: Respons Akan Cepat dan Menghancurkan

Juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, memperingatkan bahwa respons Teheran terhadap aksi AS tidak akan terbatas seperti pada konflik Juni 2025. Kali ini, respons akan diberikan secara instan dan tegas.

“Kapal induk AS memiliki kerentanan serius dan banyak pangkalan Amerika di Teluk berada dalam jangkauan rudal jarak menengah kami,” katanya dalam siaran televisi pemerintah.

Akraminia menegaskan, “Jika Amerika melakukan kesalahan perhitungan, skenarionya tidak akan seperti yang dibayangkan Trump—operasi kilat selesai dalam dua jam. Respons kami akan berbeda.”

Situasi ini menandai eskalasi ketegangan tertinggi antara AS dan Iran dalam beberapa tahun terakhir, dengan dunia menantikan langkah strategis berikutnya dari kedua pihak.

Halaman:

Komentar