Pada September 2025, veteran Angkatan Udara AS, Dylan Borland, bersaksi di hadapan Satuan Tugas DPR. Ia menceritakan pengalaman tahun 2012 di Pangkalan Udara Langley, melihat pesawat berbentuk segitiga yang tidak bersuara, mengganggu teleponnya, dan memiliki material yang tampak cair. Borland mengklaim dirinya mengalami pemecatan dan masuk daftar hitam sebagai pembalasan.
Beberapa anggota DPR, seperti Anna Paulina Luna, menuduh Departemen Pertahanan dan inteljen kurang transparan. Sementara Eric Burlison mempertanyakan video drone MQ-9 Reaper yang menyerang objek tak dikenal di lepas pantai Yaman pada Oktober 2024, yang tetap terbang meski terkena serangan.
Penyelidikan Resmi Pemerintah AS
Meski heboh dengan berbagai kesaksian, Kantor Resolusi Anomali Segala Domain (AARO) milik pemerintah AS menyatakan bahwa tidak ada bukti yang dapat diverifikasi tentang aktivitas makhluk luar angkasa atau penyembunyian teknologi alien.
Kesimpulan: Mendorong Diskusi Publik
Pernyataan mantan Presiden Obama ini semakin memicu diskusi publik tentang kemungkinan kehidupan di luar Bumi dan transparansi pemerintah. Obama menegaskan, setidaknya selama masa kepresidenannya, tidak ada bukti penyembunyian alien di fasilitas rahasia seperti Area 51.
Artikel Terkait
Donald Trump Tantang Dunia Ambil Minyak di Selat Hormuz: Iran Lemah, Apa Dampaknya?
Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Fakta atau Dalih di Sidang DK PBB?
TNI Gugur di Lebanon: IDF Buka Suara, Siapa Dalang Sebenarnya?
Trump Klaim Mojtaba Khamenei Tewas: Benarkah Rezim Iran Akan Runtuh?