Seorang juru bicara dari kelompok yang terkait IRGC memperingatkan masyarakat agar tidak berada dalam radius satu kilometer dari bank-bank yang berpotensi menjadi target.
Hamid Reza Gholamzade dari think tank Diplohouse menegaskan bahwa Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri. Ia memperingatkan bahwa serangan terhadap Iran akan memicu perang regional dengan dampak besar pada ekonomi global.
"Jika Iran diserang, seluruh dunia harus menanggung akibatnya. Keamanan Iran berarti keamanan kawasan dan keamanan ekonomi global," ujar Gholamzade.
Ia menambahkan bahwa bagian dari pembelaan diri tersebut termasuk mengamankan Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi pasokan minyak dunia.
Analisis: Eskalasi Konflik ke Ranah Siber dan Ekonomi
Ancaman ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik, dari pertempuran konvensional ke perang infrastruktur dan siber. Ancaman terhadap perusahaan cloud dan teknologi tinggi berpotensi mengganggu layanan digital global dan pasar keuangan.
Peringatan Iran ini merupakan pesan jelas kepada AS dan sekutunya bahwa konfrontasi lebih lanjut akan memiliki konsekuensi yang luas, tidak hanya secara militer tetapi juga secara ekonomi dan digital.
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz