Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Fakta atau Dalih di Sidang DK PBB?

- Rabu, 01 April 2026 | 14:00 WIB
Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Fakta atau Dalih di Sidang DK PBB?
Israel Tuduh Hizbullah Dalang Serangan Markas TNI di Lebanon - Analisis Sidang DK PBB

Israel Tuding Hizbullah sebagai Dalang Serangan Mematikan ke Markas TNI di Lebanon

Dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB, Israel secara resmi menyalahkan kelompok Hizbullah atas serangan beruntun yang menimpa pasukan penjaga perdamaian, termasuk markas Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di bawah misi UNIFIL, Lebanon Selatan.

Klaim Israel atas Gugurnya Prajurit TNI di Bani Hayan

Wakil Tetap Israel untuk PBB, Danny Danon, menyatakan bahwa insiden di Bani Hayan pada 30 Maret 2026, yang menewaskan dua prajurit Indonesia, disebabkan oleh alat peledak milik Hizbullah. Ia menegaskan bahwa militer Israel (IDF) tidak terlibat dalam serangan di sekitar posisi UNIFIL tersebut.

Rentetan Serangan ke Posisi UNIFIL Menurut Pemerintah Israel

Danon juga menyoroti insiden sehari sebelumnya, 29 Maret 2026, di posisi TNI-UNIFIL Adshid al-Qasr. Menurutnya, serangan tembakan oleh Hizbullah ke markas tersebut mengakibatkan satu prajurit gugur dan tiga lainnya luka-luka. Ia menggambarkan situasi di lapangan sebagai kondisi yang kompleks, cepat berubah, dan berbahaya.

Dukungan Data dan Eskalasi yang Ditudingkan

Lebih lanjut, pernyataan Israel di DK PBB menuding Hizbullah sebagai pemulai eskalasi dengan melancarkan ribuan serangan. Danny Danon mengklaim lebih dari 5.000 roket, rudal, dan drone telah ditembakkan ke wilayah Israel dari daerah selatan Sungai Litani, yang merupakan pelanggaran terhadap resolusi perdamaian internasional.

Pernyataan ini menandai upaya diplomatik Israel untuk membentuk narasi internasional terkait konflik di perbatasan Lebanon-Israel, sekaligus menolak tanggung jawab atas insiden yang menimpa pasukan perdamaian PBB. Investigasi lebih lanjut dari pihak netral seperti UNIFIL dan PBB masih ditunggu untuk mengonfirmasi klaim-klaim yang dilayangkan.

Komentar