Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran: Buka Selat Hormuz atau Hadapi Konsekuensi Serius
POLHUKAM.ID - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mencapai titik kritis. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengeluarkan ultimatum final selama 48 jam kepada pemerintah Iran. Ultimatum ini meminta Iran segera membuka akses pelayaran di Selat Hormuz atau bersiap menghadapi konsekuensi militer yang serius.
Ancaman tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social pada Minggu, 5 April 2026. Dalam unggahannya, Trump menegaskan, Ingat ketika saya memberi Iran waktu sepuluh hari untuk MEMBUAT KESEPAKATAN atau MEMBUKA SELAT HORMUZ? Waktu hampir habis, 48 jam lagi sebelum neraka menimpa mereka.
Latar Belakang Perpanjangan Tenggat Waktu
Ultimatum 48 jam ini merupakan puncak dari perpanjangan tenggat waktu yang sebelumnya diberikan. Pada 26 Maret 2026, Trump menyatakan telah memperpanjang batas waktu negosiasi nuklir dengan Iran menjadi 10 hari. Keputusan itu diambil sebagai respons atas pengiriman 10 kapal tanker minyak berbendera Pakistan oleh Iran, yang oleh Washington dianggap sebagai sinyal niat baik.
Artikel Terkait
Iran Klaim Temukan Celana Dalam Pilot F-15 AS: Fakta atau Propaganda Perang 2026?
Pesawat AS Jatuh di Iran: Siapa Bohong? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Berlawanan AS vs Iran
7 Pesawat AS Jatuh dalam 1 Bulan Perang vs Iran: F-15 Hingga F-35 Terbongkar!
Presiden Prabowo Berang! 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Siapa Dalang Serangan Brutal Ini?