Setelah pasukan Rusia pada Minggu menguasai Lysychansk, benteng terakhir perlawanan Ukraina di Luhansk, militer Ukraina bersiap untuk menyerang Donetsk, dengan kota Sloviansk dan Kramatorsk keduanya berada di garis tembak Rusia.
Donetsk dan Luhansk terdiri dari Donbas, bagian timur industri Ukraina yang telah menyaksikan pertempuran terbesar di Eropa selama beberapa generasi.
Ada pertempuran sengit di tepi wilayah Luhansk, gubernurnya Serhiy Gaidai mengatakan kepada televisi Ukraina, mengatakan tentara reguler Rusia dan pasukan cadangan telah dikirim ke sana dalam upaya nyata untuk menyeberangi Sungai Donets Siverskiy.
"Kami menahan musuh di perbatasan wilayah Luhansk dan wilayah Donetsk," tulis Gaidai di Telegram pada hari Rabu.
"Para penjajah menderita kerugian yang signifikan, seperti yang mereka sendiri akui," kata Gaidai, mengutip kesaksian dari tawanan perang Rusia dan penduduk yang telah berbicara dengan tentara Rusia di kota-kota jatuh Sievieroronetsk dan Lysychansk.
Reuters tidak dapat memverifikasi komentarnya secara independen.
Gaidai sebelumnya mengatakan pasukan Rusia terlibat dalam penembakan yang meluas saat mereka meluncurkan serangan ke Donetsk.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew