Setelah pasukan Rusia pada Minggu menguasai Lysychansk, benteng terakhir perlawanan Ukraina di Luhansk, militer Ukraina bersiap untuk menyerang Donetsk, dengan kota Sloviansk dan Kramatorsk keduanya berada di garis tembak Rusia.
Donetsk dan Luhansk terdiri dari Donbas, bagian timur industri Ukraina yang telah menyaksikan pertempuran terbesar di Eropa selama beberapa generasi.
Ada pertempuran sengit di tepi wilayah Luhansk, gubernurnya Serhiy Gaidai mengatakan kepada televisi Ukraina, mengatakan tentara reguler Rusia dan pasukan cadangan telah dikirim ke sana dalam upaya nyata untuk menyeberangi Sungai Donets Siverskiy.
"Kami menahan musuh di perbatasan wilayah Luhansk dan wilayah Donetsk," tulis Gaidai di Telegram pada hari Rabu.
"Para penjajah menderita kerugian yang signifikan, seperti yang mereka sendiri akui," kata Gaidai, mengutip kesaksian dari tawanan perang Rusia dan penduduk yang telah berbicara dengan tentara Rusia di kota-kota jatuh Sievieroronetsk dan Lysychansk.
Reuters tidak dapat memverifikasi komentarnya secara independen.
Gaidai sebelumnya mengatakan pasukan Rusia terlibat dalam penembakan yang meluas saat mereka meluncurkan serangan ke Donetsk.
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz