POLHUKAM.ID - Di tengah upaya memperkuat sistem pertahanan negara, Angkatan Bersenjata Jerman justru menghadapi kesulitan untuk menarik calon tentara baru.
Hal itu diungkap Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari The Defense Post pada Kamis (3/8).
Pistorius mengatakan, terjadi penurunan jumlah calon tentara hingga tujuh persen dibanding tahun lalu.
"Semua orang berbicara tentang kekurangan personel. Itu memang benar karena total pelamar berkurang tujuh persen tahun ini," jelasnya.
Selain itu, kata Pistorius, jumlah tentara yang memilih untuk tidak melanjutkan sekolah atau pelatihan militer telah naik hingga 30 persen.
Artikel Terkait
Serangan Rudal Israel Hancurkan Pusat Antariksa Iran: Dampak Mengerikan yang Dirahasiakan
Iran Tembak Mati! Ali Larijani Dibunuh Israel, Pemimpin Baru Tolak Damai & Ancang Perang Total
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah: Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
Ali Larijani Syahid! Pesan Terakhirnya yang Menggemparkan untuk Umat Islam Lawan AS & Israel