Selama ditahan, Lifshitz mengklaim kebutuhan dasarnya—seperti makanan dan minuman—tercukupi. "Mereka mengurus setiap detailnya. Mereka memberikan makanan yang sama seperti yang kita makan, keju putih dan mentimun," kata Lifshitz.
Sharone, putri Lifshitz, mengatakan bahwa pejuang Hamas memastikan bahwa mereka tidak akan menyakiti sandera karena mereka adalah Muslim. "Mereka mengatakan bahwa mereka adalah Muslim dan tidak akan menyakiti kami," ujarnya.
Selain itu, Lifshitz juga mengkritik pemerintah Israel atas kurangnya kesiapan dalam menghadapi serangan. Menurutnya, dua miliar shekel telah dihabiskan untuk sistem keamanan yang ternyata tidak berfungsi efektif.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew
Iran Siapkan Ribuan Kuburan untuk Tentara AS: Persiapan Perang yang Bikin Dunia Bergetar
Trump Diingatkan Pentagon Siap Serang Iran: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Bertindak?