POLHUKAM.ID - Kelompok Hamas Palestina dilaporkan menyergap pasukan Israel melalui jaringan terowongan bawah tanah di utara perbatasan Jalur Gaza.
Ini merupakan bentrokan pertama langsung antara milisi Hamas dan pasukan Israel sejak perang pecah pada 7 Oktober lalu. Selama ini, kedua belah pihak saling melancarkan serangan udara dan artileri dari wilayah masing-masing.
Dalam bentrokan pada Minggu (29/10) malam, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dilaporkan membunuh beberapa milisi Hamas setelah mereka terlihat keluar "dari terowongan di Jalur Gaza" dekat Erez Crossing yang diserbu kelompok milisi itu pada 7 Oktober lalu.
Israel meyakini para milisi Hamas ini berusaha melintasi perbatasan ke Israel untuk melancarkan serangan dadakan lainnya.
IDF mengklaim pasukannya menyerang dua posko Hamas melalui operasi darat yang dibantu oleh pesawat militer di perbatasan.
Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengatakan pergerakan pasukannya di Gaza akan menjadi "ekspansi yang bertahap."
"Kami akan melakukan segala yang kami bisa dari udara, laut, dan darat untuk menjamin keselamatan pasukan kami dan mencapai tujuan perang," ucap Hagari seperti dikutip The Telegraph.
Artikel Terkait
Email Direktur FBI Dibobol Hacker Iran: AS Tantang Dunia dengan Hadiah 10 Juta USD!
Donald Trump Tantang Dunia Ambil Minyak di Selat Hormuz: Iran Lemah, Apa Dampaknya?
Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Fakta atau Dalih di Sidang DK PBB?
TNI Gugur di Lebanon: IDF Buka Suara, Siapa Dalang Sebenarnya?