"Dan mohon dukungan percepatan tiga proyek prioritas. Pembangkit listrik geotermal di Muara Laboh, waste to energy di Legok Nangka, dan pengelolaan lahan gambut di Kalteng," ucap Presiden.
Kedua pemimpin juga membahas kerja sama di bidang mineral kritis serta maritim. Presiden berharap Jepang dapat mendukung kemajuan hilirisasi industri mineral Indonesia.
Dan juga kontribusi Indonesia sebagai bagian penting dari rantai pasok baterai kendaraan listrik (EV) dunia. "Saya harapkan dukungan yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi pulau terluar Indonesia," kata Presiden.
"Termasuk pengembangan industri perikanan serta hibah kapal patroli dan ikan," ucapnya.
Selain membahas kerja sama kedua negara, Presiden Jokowi dan PM Kishida juga membahas isu terkait Palestina.
Presiden Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mengupayakan genjatan senjata permanen dan merancang bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan. Selain itu juga mendorong dimulainya proses damai untuk mencapai penyelesaian dua negara secepatnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarpalu.net
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz