polhukam.id - Jakarta - Hungaria mengkritik Swedia dalam pernyataan pada Kamis (18/1), karena tidak mengambil langkah apa pun untuk memperkuat hubungan bilateral, sehubungan dengan upaya negara Nordik tersebut untuk bergabung ke NATO. Hungaria menyimpulkan, bahwa akses cepat bagi Swedia ke NATO, mungkin bukan sebuah “prioritas”.
Hungaria dan Turki adalah dua negara NATO yang bertahan dan belum meratifikasi upaya Swedia untuk bergabung dengan aliansi pertahanan tersebut, setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Turki meratifikasi permohonan Swedia untuk masuk NATO, dengan syarat Kongres AS juga menyetujui permintaan Ankara untuk 40 jet tempur F-16.
Hungaria telah berulang kali menegaskan bahwa mereka mendukung upaya Swedia, namun terus menunda jadwal pengajuan masalah ini ke parlemen untuk pemungutan suara, dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (19/1/2024).
September lalu, Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban mengatakan kepada parlemen, bahwa meratifikasi upaya Swedia untuk menjadi anggota NATO bukanlah hal yang “mendesak”, dan dia menuntut “respek” dari negara Nordik tersebut, yang merupakan sesama anggota UE.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew