Gerardo Blyde, ketua tim perunding oposisi, membantah para anggotanya dikaitkan dengan tindakan kekerasan dan menuntut agar keputusan pengadilan dibatalkan.
“Kami tidak meminta sanksi, itu bukan tugas kami. Kami sedang menunggu proses untuk bergerak maju,” katanya pada konferensi pers di Caracas pada hari Sabtu.
Pada konferensi pers terpisah di Caracas, perwakilan tim perunding pemerintah bersikeras bahwa partai yang berkuasa akan tetap mengikuti perundingan.
“Kami tidak akan pernah ragu untuk tetap berada dalam perundingan, untuk tetap terlibat dalam diskusi,” kata Hector Rodriguez, gubernur partai yang berkuasa di negara bagian Miranda, Venezuela. Dia mengatakan pemerintah telah mematuhi semua perjanjian sebelumnya.
Laporan oleh David Ljunggren di Ottawa dan Aida Pelaez-Fernandez di Mexico City; Pelaporan tambahan oleh Oliver Griffin di Bogota Editing oleh Diane Craft dan David Gregorio.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: dkliknews.com
Artikel Terkait
Rp16,7 Triliun untuk Gaza? Anggota DPR Ungkap Risiko Mengerikan di Balik Iuran Indonesia
Khamenei vs Trump: Ancaman Perang Regional dan Fakta Mengerikan di Balik Protes Iran
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas