SurabayaNetwork.Id - Serangan Zionis Israel kepada warga Palestina terparah tahun ini. Kini giliran AS, Inggris, Iran dan Yaman masuk dalam lingkaran perang.
Saat ini Timur Tengah memanas dengan tebongkarnya segala macam propaganda yang dilakukan Zionis Israel dan sekutunya untuk merebut tanah Palestina.
Memanasnya kondisi Israel dan sekutunya dipicu dengan keterlibatan Houthi Yaman dengan memblokade laut merah dan menyerang kapal-kapal penyokong milisi untuk Zionis Israel.
Baca Juga: Viral Barisan Militer Yaman Berbondong Menuju Palestina untuk Membantu Melawan Zionis
Konflik terbaru muncul sejak pangkalan militer AS di Yordania Tower 22 diserang dan menewaskan tiga tentara berkebangsan Amerika.
Di Saat yang sama presiden AS Joe Biden merespon serangan pesawat tak berawak tersebut dengan menuduh milisi Iran.
Dilansir dari TheHill.com ada lebih dari 160 serangan terhadap pasukan AS di Irak, Suriah dan Yordania, 37 bentrokan di Laut Merah dengan Houthi – dan sekarang lima anggota militer AS tewas.
Meningkatnya pertempuran proksi Amerika dengan Iran selama tiga bulan terakhir memicu pertanyaan ada apa di Timur Tengah? apakah negara-negara tersebut sedang berperang.
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz