POLHUKAM.ID -Israel diduga kuat menjadi tersangka pembunuhan Pemimpin Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh di Iran.
Dalam sebuah pernyataan resmi pada Rabu (31/7), Hamas mengatakan Haniyeh tewas di kedimannya di Teheran tak lama setelah menghadiri pelantikan presiden terpilih Iran, Masoud Pezeshkian hari Selasa (30/7).
Hamas menyebut Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian Haniyeh.
"Saudara pemimpin, syahid, Mujahid Ismail Haniyeh, meninggal akibat serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran, setelah berpartisipasi dalam upacara pelantikan presiden baru Iran," ungkap Hamas di Telegram.
Perburuan terhadap pimpinan Hamas telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan pada bulan April, tiga putra Haniyeh tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza.
Artikel Terkait
Gelombang No Kings: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Desak Trump Mundur!
Iran Izinkan 20 Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz: Sinyal Damai atau Strategi Baru?
Houthi Serang Israel: Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang Timur Tengah dan Dunia
Kapal Tanker Pertamina Disandera Iran di Selat Hormuz: Ini 3 Kesalahan Diplomasi yang Harus Dibayar Indonesia