Ade juga menilai pernyataan Rocky tersebut bakal membuat orang dengan kepercayaan agama kuat tersinggung.
“Jadi menurut saya, pemikiran saya bukan pemikiran yang seperti mengejek, menghina, mempertanyakan agama,” lanjutnya.
Sebelumnya, Rocky sempat mengomentari insiden pengeroyokan Ade dalam akun Youtube-nya. Rocky mengatakan bahwa kehadiran Ade di lokasi demo 11 April sebagai sikap arogan.
Ia juga menilai Ade datang ke sana sebagai buzzer, bukan dosen.
Ade Armando sendiri menjadi korban kekerasan massa kala demo penundaan pemilu di depan Gedung DPR/MPR Jakarta pada 11 April lalu.
Ia dipukuli hingga babak belur sebelum berhasil diselamatkan aparat. Imbas pengeroyokan tersebut, Ade dirawat di RS Siloam Semanggi, Jakarta.
Sumber: banten.suara.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!