Tak sedikit pula yang salah fokus atau fokus dengan pose yang ditampilkan politisi 48 tahun tersebut.
"Aw warna pink," tulis seorang warganet.
"Prikitiiw bedaknya salah shade om, whitecast banget," kata seorang warganet perempuan.
"Sekarang merasa Tony Stark, dulunya merasa SNSD," komentar warganet lain.
Meski begitu, banyak wargnaet melihatnya sebagai ekspresi gaya pribadi yang unik dan tidak perlu dipermasalahkan.
Mereka berpendapat bahwa pilihan busana adalah hak individu, dan tidak seharusnya dikaitkan dengan kinerja atau integritas seseorang, terutama dalam konteks kegiatan pribadi seperti olahraga.
"Gaya adalah bagian dari identitas, dan tidak seharusnya menjadi tolok ukur," komentar seorang warganet.
👇👇
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya