Mekanisme Pendataan Berlapis untuk Tepat Sasaran
Gus Ipul menekankan bahwa seluruh bantuan disalurkan melalui mekanisme pendataan berlapis guna memastikan ketepatan sasaran. Data awal berasal dari BNPB, kemudian ditetapkan oleh kepala daerah, diverifikasi oleh unsur forkopimda, dan direkomendasikan oleh pemerintah provinsi melalui dinas sosial.
Data tersebut selanjutnya diverifikasi ulang oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Dukcapil. “Setelah ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri, Kemensos akan segera menyalurkan bantuan langsung kepada nama-nama yang sudah diusulkan, by name, by address,” jelas Gus Ipul.
Penyaluran dana dilakukan melalui dua kanal, yaitu Bank Himpunan Bank Negara (Himbara) atau PT Pos Indonesia.
Kerja Sama Lintas Sektor dalam Penanganan Bencana
Mensos menegaskan bahwa penanganan pascabencana banjir Sumatra adalah kerja bersama. Koordinasi melibatkan berbagai pihak seperti BNPB, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, TNI, Polri, serta BUMN, di bawah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.
Sebelumnya, Kemensos juga telah menyalurkan santunan serupa kepada lebih dari 200 ahli waris korban bencana di Aceh Utara, setelah adanya penetapan resmi dari kepala daerah setempat.
Artikel Terkait
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah
Bukan Bos TV! Ternyata Ini Sosok di Balik Masuknya McDonalds ke Indonesia yang Kembali Viral