Dalam kesempatan yang sama, Eggi Sudjana juga meluruskan status organisasinya. Ia menegaskan bahwa Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) telah dibekukan dan mandatnya telah dikembalikan kepada pendiri, Habib Rizieq Shihab (HRS).
"TPUA tamat, jangan singgung-singgung lagi. Saya bukan lagi ketua TPUA. Mandat sudah saya laksanakan," tegas Eggi. Atas saran HRS, Eggi kini resmi bergabung dan menjadi pembina di Korlabi yang dipimpin Damai Hari Lubis (DHL).
Sindiran untuk Roy Suryo dan Kritik untuk Presiden Prabowo
Eggi juga menyindir mantan menteri Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin terkait perseteruan hukum mereka. Ia menyebut Roy "menelan ludah sendiri" karena meniru langkah hukum yang pernah dicemoohnya.
Lebih jauh, Eggi memberikan kritik dan nasihat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait isu Palestina. Ia memprotes wacana kerja sama dengan Donald Trump dan mendesak Prabowo untuk tidak hanya berdiplomasi.
"Kalau perlu berat, kami bisa buka milisi. Saya buka pendaftaran jihad ke Palestina. Jangan banyak omdo di medsos," serunya.
Pesan Damai di Penghujung Ramadan
Di akhir pernyataannya, Eggi Sudjana menyampaikan pesan maaf lahir batin menyambut Ramadan. Ia mengaku secara pribadi telah memaafkan lawan-lawan hukumnya demi kesucian bulan suci.
Namun, ia menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan. "Secara umum perilaku mereka saya maafkan dengan moral Islam, tapi hukum jalan terus. Lawanlah laporan saya ini, jangan pengecut," pungkasnya.
Artikel Terkait
Karina Ranau Sahur di Makam Epy Kusnandar, Netizen Heboh: Cinta Berlebihan atau Tulus?
Dokter Piprim Bongkar Fakta Menkes: Ini Bohong Besar Soal Layanan Jantung Anak di Fatmawati!
Lukisan SBY Rp 6,5 Miliar Ludes! Ini Sosok Low Tuck Kwong, Raja Batu Bara yang Membelinya
Lukisan SBY Rp 6,5 Miliar Terjual! Siapa Pembeli dan Apa Rahasia Nilainya?