Ketegangan semakin meningkat menyusul penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Pasar mempersepsikan bahwa figur ini dekat dengan kelompok garis keras, sehingga mengurangi harapan akan pelunakan konflik. Situasi ini juga mengancam keamanan jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz.
Dampak Lonjakan Harga Minyak terhadap Inflasi
Lonjakan harga energi langsung memberi tekanan inflasi global. Pada pukul 07.50 WIB, harga minyak mentah WTI melonjak 20,81% menjadi 109,82 dolar AS/barel, sementara minyak Brent naik 18,17% menjadi 109,53 dolar AS/barel.
Kekhawatiran inflasi ini membuat investor global berpindah dari aset berisiko, seperti mata uang negara berkembang, menuju aset safe-haven seperti Dolar AS. Inilah yang mendorong penguatan signifikan pasangan mata uang USD/IDR.
Secara keseluruhan, pelemahan Rupiah hari ini mencerminkan kerentanan mata uang negara berkembang terhadap gejolak harga komoditas global dan sentimen risiko yang dipicu oleh ketegangan geopolitik.
Artikel Terkait
Surat Telegram Siaga I TNI Didesak Dicabut, Benarkah Langgar Konstitusi?
Gawat! JK Peringatkan RI Bisa Gagal Bayar Utang Akibat Defisit APBN Membengkak
TKI Nur Watirih Tewas Misterius di Arab Saudi: Hilang 2 Tahun, Ditemukan dengan Luka Tusuk
7 Alasan Mengejutkan Skateboard Jadi Gaya Hidup Wajib Anak Muda!