Gawat! JK Peringatkan RI Bisa Gagal Bayar Utang Akibat Defisit APBN Membengkak

- Senin, 09 Maret 2026 | 16:00 WIB
Gawat! JK Peringatkan RI Bisa Gagal Bayar Utang Akibat Defisit APBN Membengkak

Jika konflik berkepanjangan, Indonesia berpotensi menghadapi beberapa dampak ekonomi serius, yaitu:

  • Lonjakan anggaran subsidi energi yang membebani APBN.
  • Defisit anggaran yang melebar akibat belanja negara meningkat lebih cepat dari penerimaan.
  • Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah karena kebutuhan dolar AS untuk impor energi membengkak.
  • Potensi inflasi jika harga energi disesuaikan, karena biaya transportasi dan produksi akan naik.

Solusi dan Langkah Antisipasi yang Diperlukan

Jusuf Kalla menekankan pentingnya penyesuaian kebijakan fiskal sejak dini untuk meminimalisir dampak konflik global terhadap ekonomi domestik. Langkah strategis yang disarankan adalah dengan meninjau ulang program belanja negara dan memprioritaskan sektor-sektor yang benar-benar mendesak.

"Anggaran harus dilihat lagi, mana yang prioritas dan mana yang bisa ditunda," jelasnya. Evaluasi dan penajaman prioritas belanja ini dinilai krusial untuk menjaga kesehatan APBN dan menghindari risiko gagal bayar utang negara di tengah ketidakpastian global.

Halaman:

Komentar