Usai melakukan pembunuhan, pelaku sempat pulang ke rumahnya di Medan Tuntungan. Keesokan harinya, Selasa (10/3), ia menyusun rencana untuk mengevakuasi jenazah korban.
SAN meminta bantuan temannya, SH Rangkuti, yang berprofesi sebagai driver online, untuk mengambil boks plastik dari rumahnya. Boks tersebut kemudian diserahkan di depan gerbang penginapan. Bersama-sama, mereka kemudian membawa jenazah yang telah dimasukkan ke dalam boks kontainer untuk dibuang.
Tiga Titik Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan ada tiga lokasi yang dijadikan TKP dalam kasus ini:
- Kamar penginapan OYO di Jalan Menteng VII, Medan Denai, sebagai lokasi pembunuhan.
- Area dekat pagar penginapan, sebagai tempat penyerahan boks dan pengangkatan jenazah.
- Bantaran sungai, sebagai tempat dimana jenazah korban akhirnya dibuang.
Pelaku SAN telah mengakui perbuatannya. Penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif dan kronologi pasti dari pembunuhan berencana ini.
Artikel Terkait
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2: Adegan Dapur yang Bikin Heboh & Penasaran!
DPR Desak Polisi Usut Tuntas: Motif Mengerikan di Balik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras
Defisit APBN Bisa Naik di Atas 3%? Ini Syarat Keras Menkeu Purbaya!
Prabowo Pertimbangkan WFH Lagi, Benarkah BBM Kita Terancam Krisis Global?