Klaim Pencatutan Nama Menteri Terbantahkan
Pemilik yayasan disebut-sebut mengklaim diri sebagai cucu seorang menteri untuk mendapatkan fasilitas. Menanggapi hal ini, Nanik Sudaryati Deyang langsung melakukan konfirmasi. Sang menteri yang namanya dicatut secara tegas membantah memiliki cucu dengan nama tersebut dan meminta tidak ada pihak yang mengatasnamakan keluarganya. Menteri tersebut justru mendukung penuh langkah penutupan dapur oleh BGN.
Hasil Sidak: Fasilitas Tidak Memenuhi Standar
Inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, mengungkap kondisi fisik dapur yang sangat memprihatinkan. Temuan meliputi lantai mengelupas, dinding kotor berjamur, ruang pemorsian makanan tanpa AC, tidak adanya ruang istirahat dan loker layak, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tidak memadai.
Keputusan Pembekuan Hingga Perbaikan Total
Berdasarkan temuan pelanggaran multi-aspek mulai dari tata kelola, keuangan, hingga fasilitas, BGN memutuskan untuk membekukan operasional kedua dapur MBG di Ponorogo tersebut. Pembekuan akan berlaku hingga batas waktu yang tidak ditentukan, atau sampai dilakukan perbaikan total yang sesuai dengan standar prosedur operasional program Makan Bergizi Gratis.
Artikel Terkait
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah
Bukan Bos TV! Ternyata Ini Sosok di Balik Masuknya McDonalds ke Indonesia yang Kembali Viral