Merespons insiden tersebut, pemerintah desa setempat langsung mengambil langkah disiplin. RZ yang menjabat sebagai Kepala Seksi Perencanaan secara resmi dinonaktifkan dari posisinya. Tidak lama setelah penonaktifan, RZ memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perangkat desa.
Sekretaris Desa Kalidawir, Satukan Afendy, membenarkan terjadinya peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa pihak desa telah bertindak tegas terhadap oknum perangkat desa yang terlibat skandal tersebut.
"Wanita bersuami, oknumnya juga sudah beristri. Karena dini hari penggerebekan itu, paginya langsung kita buat penonaktifan saudara oknum itu," jelas Afendy.
Kasus ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya integritas dan etika bagi para aparat pemerintahan desa. Tindakan tegas dari pemerintah desa diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat.
Artikel Terkait
Kisah Terakhir Kapten Zulmi: Kopassus Saleh yang Syahid di Lebanon Usai Umrah
Viral di Kebumen: Pasangan Tidur Berpelukan di Masjid Diguyur Air, Hukuman Setimpal atau Kekerasan?
Viral! Turis Rusia Dicekik Hingga Pingsan di Bali, Ini Pemicu yang Bikin Emosi
Broker Forex Terbaik 2024: Hindari 4 Jebakan Ini Sebelum Buka Akun Trading!